Forum TBM Kota Cimahi Gelar Event Hari Dongeng Nasional 2025: Mendongeng Pintu Pertama untuk Cinta Membaca

BERITA JABAR NEWS (BJN), Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (29/11/2025) – Persis pada hari H peringatan Hari Dongeng Nasional tahun 2025 yaitu Sabtu, 29 November 2025 Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kota CImahi, menyelenggarakan acara bertajuk “Cimahi Bercerita“. Acara tersebut digelar di Aula Gedung TK-SD Tridaya Kota Cimahi.

Acara “Cimahi Bercerita“ tersebut terselenggara berkat kerja sama antara Forum TBM Kota Cimahi dengan komunitas dongeng yang ada di Kota Cimahi yaitu: Kampung Dongeng, Yayasan Hayu Maca, dan Duta Baca. Juga atas dukungan dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Cimahi, Yayasan Tridaya ─ yang telah memfasilitasi tempat penyelenggaraan event, dan TV Harmoni ─ yang meliput event ini, serta Celosia Etnik yang turut memberikan dukungan serta hadiah untuk doorprize.

Gebyar Dongeng Nasional
Flyer acara CIMAHI BERCERITA “Gebyar Dongeng Nasional” – (Sumber: Febri)

Acara dimulai pada pukul 08.30 WIB dibuka oleh MC Teh Irma dan Kang Gani Fauzan dengan mengucapkan basmallah. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Forum TBM Kota Cimahi, Febri Satria Yazid yang mengajak para orang tua untuk membudayakan mendongeng kepada anak-anak sebagai pengantar tidur dengan membacakan buku-buku dongeng yang dapat menumbuhkan kecintaan membaca kepada anak-anak mereka.

MC teh Irma dan kang Gani Fauzan
MC Teh Irma dan Kang Gani Fauzan yang membawakan acara “Cimahi Bercerita” – (Sumber: Febri)

“Mendongeng merupakan pintu pertama untuk cinta membaca,” ujar Febri.

Pada akhir sambutannya, Febri juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya event ini. Juga terima kasih kepada panitia penyelenggara yang telah bekerja optimal dalam mempersiapkan segala hal hingga terselenggaranya acara ini dengan baik.

Febri Satria Yazid
Sambutan Ketua Forum TBM Kota Cimahi, Febri Satria Yazid – (Sumber: BJN)

Sebelum acara dongeng dimulai, terlebih dahulu dilakukan ice breaking yang memberikan kebugaran kepada para orang tua dan anak-anak. Selanjutnya Kak Ajun dari Kampung Dongeng  yang juga berperan sebagai Ketua Panitia menampilkan Dongeng Magic yang memukau dengan sulapannya, mendongeng tentang cita-cita menjadi seorang pilot dan kisah Eyang B.J.Habibie. Dalam performance-nya, kak Ajun ditemani boneka Ateng.

Tidak kalah serunya Fairel Mhelvin Alghifari yang merupakan juara ngadongeng Bahasa Sunda  tahun 2024 ikut menampilkan kebolehannya mendongeng. Lalu acara dilanjutkan dengan Biantara Bahasa Sunda yang disampaikan oleh Hasna Afra Zahira bertemakan tentang impian dan cita-cita.

Cimahi Bercerita
Penampilan Kak Achmad Junaedi-Kampung Dongeng (kiri) dan Fairel Mhelvin Alghifari, Juara Ngadongeng Bahasa Sunda tahun 2024 Kota Cimahi (kanan) – (Sumber: Febri)

Duta Baca Jawa Barat, Kirani Sekar Damayanti turut mengisi acara mendongeng. Ia bercerita tentang tolong menolong sebagai nilai kebaikan yang dicontohkan semut dan burung Merpati.

Sebelum Mang Idon tampil dalam puncak acara mendongeng ini, terlebih dahulu Ikhsan Salim Hakim yang masuk dalam nominasi saat lomba mendongeng tahun 2024. Ia tampil menceritakan kisah Kancil dan Gajah yang memberikan pesan moral bahwa kita tidak boleh menertawakan orang yang sedang mengalami kesusahan.

Cimahi Bercerita
Penampilan Kirani Sekar Damayanti, Duta Baca Jawa Barat mewakili Kota Cimahi (kiri) dan Ikhsan Salim Hakim, Nominator Mendongeng tahun 2024 (kanan) – (Sumber: Febri/BJN)

Rangkaian acara Hari peringatan Dongeng Nasional ini ditutup dengan Dogeng seru dan mengundang gelak tawa peserta oleh Mang Idon yang mengangkat cerita tentang Gatot Kaca kecil yang lemah, mudah sakit, dan sering diejek oleh gerombolan anak nakal yang dipimpin Bora si Pembuat Onar.

Setiap hari Bora dan teman-temannya mengejek, “Gatotkaca, badanmu kecil. Mana mungkin kau jadi ksatria.”

Gatotkaca sedih, tetapi ia tidak mau menyerah. Suatu hari ia pergi jauh ke hutan Rimba Laras untuk mencari seseorang yang bisa mengajarinya menjadi kuat. Di sanalah ia bertemu dengan dua guru yang tak biasa, yaitu pertama Wiro Sableng. Ia tertawa melihat Gatotkaca datang dengan wajah murung.

“Anak hebat tak diukur dari ototnya, tapi dari kemauan belajar,” kata Wiro Sableng.

Kemudian Wiro mengajari Gatotkaca dasar-dasar bela diri dengan berdiri kuat seperti bambu, melompat cepat seperti kijang, dan memukul ringan, tapi tepat sasaran. Latihan yang melelahkan, tapi Gatotkaca tidak menyerah.

Mang Idon ( keempat dari kanan) ; Hayu Maca bersama tim, dengan bintang tamu Wiro Sableng & Kakak Kura-kura
Mang Idon ( keempat dari kanan) ; Hayu Maca bersama tim, dengan bintang tamu Wiro Sableng & Kakak Kura-kura – (Sumber: Febri/BJN)

Setelah cukup lama, Wiro membawa Gatotkaca menemui sahabatnya, Kakak Kura-Kura ─ sebagai guru kedua Gatotkaca yang merupakan makhluk tua yang bijaksana dan terkenal dengan dua mantra ajaib: Kamisinan dan Kamahumera.

“Kamisinan membuatmu tenang dan tidak mudah takut,” kata Kakak Kura-Kura, “Sedangkan Kamahumera membuat hatimu kuat dan percaya diri.”

Cimahi Bercerita
Peserta terdiri dari orang tua dan anak-anaknya mengikuti rangkaian acara dengan riang gembira – (Sumber: Febri/BJN)

Setiap pagi dan sore, Gatotkaca mengucapkan mantra itu sambil berlatih. Aneh, tapi nyata, badannya yang kurus mulai kuat, langkahnya ringan, dan keberaniannya tumbuh.

Beberapa bulan kemudian, Bora dan gerombolannya datang lagi untuk mengganggu. Namun, kali ini Gatotkaca berdiri tegak.Dengan gerak cepat dari Wiro Sableng dan ketenangan mantra Kakak Kura-Kura, ia berhasil menghentikan mereka tanpa melukai. Bora terkejut dan takut.

“Aku tidak ingin balas dendam,” kata Gatotkaca lembut, “Aku hanya ingin kita berhenti saling mengganggu.”

Sejak hari itu, Gatotkaca dikenal sebagai ksatria kecil yang hatinya besar, bukan hanya kuat karena ototnya, tetapi juga bijaksana berkat latihan dan dua mantra ajaib yang selalu ia jaga: Kamisinan dan Kamahumera.

Sebelum acara ditutup oleh MC pada pukul 11.50 WIB dengan mengucapkan Alhamdulillah, terlebih dulu diberikan penghargaan kepada para pengisi acara dan master of ceremony oleh Panitia Pelaksana. (FSY/BJN).

***

Judul: Forum TBM Kota Cimahi Gelar Event Hari Dongeng Nasional 2025: Mendongeng Pintu Pertama untuk Cinta Membaca
Kontributor: Febri Satria Yazid
Editor: JHK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *