BERITA JABAR NEWS (BJN) – Jakarta, Selasa (2/6/2026) – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial, literasi digital menjadi bekal penting yang perlu ditanamkan sejak usia sekolah. Kemampuan memahami, memilah, dan menggunakan informasi secara bijak dinilai sebagai langkah strategis untuk menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan ramah bagi anak-anak.
Berangkat dari semangat tersebut, sepuluh mahasiswa Program Magister Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina yang tergabung dalam kelompok tugas Bertunas Digital menggelar kolaborasi dengan SMP Perguruan Cikini Jakarta. Melalui mata kuliah Media Digital, Komunikasi, dan Perubahan Sosial, mereka akan menyelenggarakan seminar edukasi literasi digital bertajuk “Saring Sebelum Sharing” pada 5 Juni 2026 di Ruang Multimedia Perguruan Cikini.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang komunikasi dan ruang digital, di antaranya Sekretaris Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Mediodecci Lustarini, Sekretaris Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina Wahyutama, dosen Universitas Paramadina Dr. Tatik Yuniarti, serta mahasiswa Paramadina Alfadillah. Acara akan dipandu oleh Diaz Ajeng Pardila sebagai moderator.
Ketua panitia, Alfadillah, menjelaskan bahwa seminar ini dirancang untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan etis dalam berinteraksi di dunia digital, terutama saat menggunakan media sosial.

Menurutnya, SMP Perguruan Cikini telah menunjukkan berbagai praktik positif dalam membangun lingkungan digital yang sehat di sekolah. Di sisi lain, pemerintah saat ini juga tengah mengintensifkan sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau yang dikenal sebagai PP Tunas. Regulasi tersebut bertujuan memperkuat perlindungan anak sekaligus mendorong terciptanya ekosistem digital yang lebih sehat bagi generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak sekolah yang terdorong untuk mengambil peran aktif dalam membangun budaya digital yang aman dan bertanggung jawab,” ujar Alfadillah.
Kepala SMP Perguruan Cikini, Sugeng Ependi, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi yang digagas mahasiswa Universitas Paramadina tersebut. Ia menilai seminar ini sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini, mengingat tantangan dan risiko penggunaan internet semakin kompleks.
“Kami percaya kegiatan ini akan memberikan manfaat besar bagi peserta didik, khususnya dalam membentuk karakter yang cerdas, bijaksana, dan beretika saat menerima maupun menyebarkan informasi di ruang digital,” ungkap Sugeng.
Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina, Juni Alfiah Chusjairi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Juni Alfiah menjelaskan bahwa mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar langsung dari masyarakat dan lingkungan pendidikan tempat kegiatan berlangsung.
Seminar ini direncanakan diikuti sekitar 70 siswa SMP Perguruan Cikini serta perwakilan orang tua yang tergabung dalam Komite Sekolah. Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga akan mengukur peningkatan pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Hasilnya akan diolah menjadi rekomendasi kebijakan sekaligus bahan penelitian yang akan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah.
Melalui kegiatan ini, para penyelenggara berharap lahir generasi muda yang tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan ruang digital secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.
***
Judul: “Saring Sebelum Sharing”: Mahasiswa Paramadina dan SMP Perguruan Cikini Bersinergi Bangun Generasi Cerdas Bermedia Digital
Sumber: Siaran Pers
Editor: JHK
Narahubung:
Alfadillah/Ketua Panitia
Paramadina Graduate School of Communication, Universitas Paramadina
Kampus Kuningan: Trinity Tower, Lt. 45, Jl. H.R. Rasuna Said, Kav C22, Blok IIB, Jakarta.
Kampus Cipayung: Jl. Raya Mabes Hankam Kav 9, Setu, Kec. Cipayung, Jakarta Timur
Kampus Cikarang: Meikarta Distrik 2, Cikarang, Kabupaten Bekasi
Tentang Universitas Paramadina
Universitas Paramadina berdiri pada 10 Januari 1998. Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta di Indonesia, Universitas Paramadina berusaha menempatkan diri sebagai salah satu pendorong tumbuhnya generasi terbaik Indonesia, generasi intelektual baru yang memiliki kekuatan dalam aspek Leadership, Entrepreneurship dan Ethics.
Tentang Perguruan Cikini
SMP I Perguruan Cikini diresmikan tanggal 15 Agustus 1956 menyusul kemudian SMP II Perguruan Cikini sore hari, tanggal 15 Agustus 1957. Sejak dilakukan akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional tahun 1985 sampai saat ini SMP Perguruan Cikini menyandang predikat A (Amat Baik). Alumni SMP Perguruan Cikini antara lain Megawati (Presiden ke-5 RI), Ir. Akbar Tanjung (ketua DPR RI 1999-2004), Hayono Isman (Menpora 1993-1998), putra-putri keluarga Bapak Ir. Soekarno (Presiden RI pertama), putra-putri Bapak H. Soeharto (Presiden RI kedua), Subronto Laras (presdir Indomobil Sukses Internasional 1982-2002) , Tessa Kaunang (artis), dan lain-lain.
***