Puisi “Tensi Darah”

BERITA JABAR NEWS (BJN) – Kolom SASTRA, Minggu (12/07/2026) – Sebuah puisi berjudul “Tensi Darah” ini merupakan hasil karya Pulo Lasman Simanjuntak, seorang penyair produktif. Saat ini penulis berdarah Batak ini tinggal di Kota Tangerang Selatan, Jawa Barat.

tensi darah
naik turun disuntik
musim kemarau
diukur sepasang tangan
pengantin lansia
tetap setia

(sebelumnya mereka rindu masuk dalam tabung air raksa
meledak kecemasan
dibakar api
terus menyala)

tensi darah
sampai kepala dan mata betina
berputar-putar lalu menari
pada tubuh matahari
tanpa suara

(lahirkan pendapat seperti berdebat untuk pandita mengalirkan kegelisahan di atas ranjang
basah yang tak bisa lagi bergoyang)

tensi darah
ruang gawat darurat semoga tinggalkan cerita
tiga abad sudah
tak ada kematian
sampai pintu kasihan tertutup
ataukah sampai Tuhan datang

***

Judul: Tensi Darah
Pengarang: Pulo Lasman Simanjuntak

Editor: JHK

Sekilas tentang Penyair

Pulo Lasman Simanjuntak
Pulo Lasman Simanjuntak, penyair – (Sumber: Koleksi pribadi)

Pulo Lasman Simanjuntak dikenal sebagai penyair yang produktif. Ratusan karya puisinya telah diterbitkan dalam tujuh buku antologi puisi tunggal dan 50 buku antologi puisi bersama para penyair di seluruh Indonesia.

Karya puisi penyair produktif ini juga telah dimuat pada 23 media cetak (koran, suratkabar mingguan, dan majalah) serta dipublikasikan di 300 media online di Indonesia dan Malaysia. Ia bekerja sebagai wartawan dan bermukim di Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Kontak : 0823-1571-9299

***