GEMA INTI Jawa Barat Kompak Hadiri Networking Event di JIEXPO Kemayoran

BERITA JABAR NEWS (BJN) – Jakarta, Sabtu (22/08/2026) –  GEMA INTI Jawa Barat turut memperkuat jejaring antarlembaga dan dunia usaha dengan menghadiri Networking Event yang diselenggarakan Guang Lian Chamber of Commerce bersama Chaoyu Expo, Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di IBTE IGHE @ Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta, dengan mengusung tema Connect, Collaborate & Grow Together.”

Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00–15.00 WIB tersebut menjadi ruang pertemuan bagi pelaku usaha, organisasi, komunitas, asosiasi profesi, hingga berbagai pemangku kepentingan untuk saling mengenal, bertukar informasi, memperluas jaringan, sekaligus menjajaki peluang kerja sama.

Momentum tersebut juga berlangsung bersamaan dengan penyelenggaraan berbagai pameran industri di Jakarta International Expo pada Agustus 2026. Situs resmi penyelenggara mencatat kegiatan IGHE 2026 berlangsung pada 20–22 Agustus 2026 di JIEXPO dengan area pameran lebih dari 20.000 meter persegi, melibatkan lebih dari 500 peserta pameran dan menargetkan lebih dari 30.000 pengunjung.

Kehadiran berbagai organisasi dalam networking event tersebut menunjukkan bahwa membangun hubungan bisnis saat ini tidak cukup hanya mengandalkan transaksi. Jejaring, pertukaran pengetahuan, kepercayaan, dan kemampuan menemukan mitra yang tepat menjadi bagian penting dalam menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan.

Sejumlah organisasi dan komunitas yang hadir antara lain Guang Lian Chamber of Commerce, Perhimpunan Guangfu Muda Indonesia, Perhimpunan Hainan Indonesia, Putra Putri Hakka Indonesia, Perhimpunan Pemuda Teo Chew Indonesia, Asian Chinese Youth Association, Kamar Dagang dan Industri Jakarta Utara, Asosiasi Pengusaha TIK Nasional, Koloni Arsitektur, GEMA Perhimpunan Indonesia Tionghoa, Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia, serta Singapore Chamber of Commerce Indonesia.

Bagi GEMA INTI Jawa Barat, keterlibatan dalam forum tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi. Pertemuan antarlembaga seperti ini dapat menjadi pintu masuk untuk membangun komunikasi yang lebih intensif, menemukan kesamaan kepentingan, serta merancang kolaborasi yang memberi manfaat bagi dunia usaha dan masyarakat.

Konteks kerja sama tersebut semakin relevan di tengah semakin kuatnya hubungan ekonomi Indonesia dan Tiongkok. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat bahwa Tiongkok merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia, dengan nilai perdagangan kedua negara mencapai USD135,2 miliar pada 2024. Pemerintah juga terus mendorong kerja sama di bidang perdagangan, investasi, industri, teknologi, energi, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Flyer Networking Event – (Sumber: BJN)

Pada November 2025, misalnya, Indonesia dan Tiongkok memperkuat kerja sama melalui skema Two Countries Twin Parks (TCTP). Pemerintah menyebut kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat investasi, penciptaan lapangan kerja, integrasi rantai pasok, serta pengembangan berbagai sektor strategis. Sebanyak 16 proyek kerja sama dengan nilai sekitar Rp36,4 triliun juga disiapkan untuk diimplementasikan mulai 2026.

Semangat membangun jejaring bisnis lintas komunitas juga sejalan dengan perkembangan kerja sama kelembagaan antara dunia usaha Indonesia dan Tiongkok. Pada Mei 2025, KADIN Indonesia dan China Chamber of Commerce in Indonesia menandatangani nota kesepahaman untuk memperdalam kerja sama strategis lintas sektor, memperkuat sinergi, serta membuka peluang investasi baru.

Dalam konteks yang lebih luas, forum networking juga memiliki arti penting bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Kementerian Perdagangan sebelumnya mendorong para pengusaha dan eksportir Indonesia memanfaatkan forum bisnis, business pitching, dan business matching untuk memperoleh informasi pasar serta membuka akses ke pasar Tiongkok.

Networking event yang dihadiri GEMA INTI Jawa Barat dapat dipandang sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kolaborasi yang lebih terbuka. Hubungan yang dimulai dari perkenalan dapat berkembang menjadi komunikasi bisnis, kerja sama sosial, pengembangan usaha, pertukaran keahlian, bahkan program pemberdayaan generasi muda.

Melalui semangat Connect, Collaborate & Grow Together, GEMA INTI Jawa Barat diharapkan terus memainkan peran sebagai jembatan yang mempertemukan berbagai potensi dan kepentingan. Jejaring yang kuat tidak hanya menciptakan peluang bagi organisasi dan pelaku usaha, tetapi juga dapat menjadi modal sosial untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang berdampak lebih luas bagi masyarakat.

Pada akhirnya, kolaborasi tidak berhenti pada bertambahnya jumlah koneksi. Nilai sesungguhnya terletak pada kemampuan mengubah pertemuan menjadi kepercayaan, kepercayaan menjadi kerja sama, dan kerja sama menjadi manfaat nyata. Semangat itulah yang menjadi relevansi penting dari kehadiran GEMA INTI Jawa Barat dalam networking event tersebut.

***

Judul: GEMA INTI Jawa Barat Kompak Hadiri Networking Event di JIEXPO Kemayoran

Jurnalis: RML/BJN

Editor: JHK