BERITA JABAR NEWS (BJN), Kolom OPINI, Kamis (16/07/2026) – Artikel berjudul “Jumari Haryadi: Menyalakan Lentera Literasi dari Tanah Nusantara” ini ditulis oleh Aruna Jasie Megumi, seorang perempuan berdarah Jawa, Sunda, Banjar, dan Palembang yang kini menetap di Tangerang Selatan.
Jumari Haryadi atau juga dikenal dengan nama J. Haryadi merupakan seorang penulis, jurnalis, editor, trainer, motivator, dosen, dan pegiat literasi Indonesia. Pria kelahiran Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara ini mendedikasikan sebagian besar perjalanan hidupnya untuk mengembangkan budaya membaca dan menulis di tengah masyarakat.
Ketertarikan J. Haryadi terhadap dunia kepenulisan mulai tumbuh sejak tahun 2007. Berbekal semangat belajar yang tinggi, ia mempelajari teknik menulis secara otodidak hingga akhirnya mampu menghasilkan berbagai karya yang dipublikasikan di berbagai media cetak maupun media daring. Baginya, menulis bukan sekadar menyusun kata-kata, melainkan menghadirkan gagasan yang mampu menginspirasi, mengedukasi, dan membawa perubahan positif bagi masyarakat.

Perjalanan panjang tersebut mengantarkan suami dari R. Yanty Heryanty ini menjadi salah satu figur yang aktif dalam dunia jurnalistik dan literasi. J.Haryadi dipercaya memimpin sebuah media online MajmusSunda News sebagai Pemimpin Redaksi, sekaligus aktif mengembangkan media digital sebagai sarana penyebaran informasi yang akurat, berimbang, dan mendidik.
Selain menjalankan tugas sebagai editor, J. Haryadi juga dikenal sebagai penulis produktif yang menghasilkan berita, artikel populer, opini, feature, esai, puisi, cerita pendek, biografi, hingga buku-buku nonfiksi. Beberapa bukunya pernah terbit di penerbit nasional, di antaranya buku berjudul “Dahsyatnya Sabar, Syukur, dan Ikhlas Muhammad SAW” yang ditulis bersama sahabatnya: Almarhum Dr. Amirullah Syarbini. Buku yang diterbitkan pada tahun 2010 oleh Penerbit Ruangkata (Grup Agromedia) tersebut termasuk salah satu buku best seller di Indonesia.
Ayah dari Bobby Rezza Pratama, Arya Panji Dwiputra, Raka Alvaro Triputra dan Riki Alvaro Triputra ini pernah menerbitkan beberapa buku solo, di antaranya buku berjudul “17 Strategi Jitu Sukses Kuliah di Perguruan Tinggi” yang terbit pada tahun 2011 di Penerbit Elex Media Komputindo (Kompas-Gramedia Grup). Kemudian buku berjudul “Kunci Sukses Menjadi Penulis Kreatif & Profesional” yang diterbitkan Penerbit Mega Rancage Press pada 2018.
Buku solo lainnya berjudul “Tahukah Anda? Fakta Buah & Sayur yang Berbahaya” yang ditulis oleh J. Haryadi pada 2013. Buku terbitan Penerbit Dunia Sehat (Grup Agromedia) tersebut termasuk buku best seller dan sudah beberapa kali dicetak ulang oleh penerbitnya.
Alumni Fakultas Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Islam Nusantara (UNINUS) Bandung ini juga menulis buku berjudul “TOTAL SUCCESS: Jangan Mau Jadi Orang Biasa Jika Bisa Jadi Luar Biasa” bersama sahabatnya Abu Mufidah. Buku ini diterbitkan oleh Penerbit QultumMedia (Grup Agromedia) pada tahun 2013.

Bersama E.Zazi, seorang mahasiswa asal Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat, J.Haryadi menulis buku berjudul “PERISAI ASMARA: Pelindung Wanita agar Tidak Terluka Karena Cinta”. Buku motivasi ini diterbitkan oleh Penerbit Elex Media Komputindo (Kompas-Gramedia Grup) pada tahun 2012.
Pria yang pernah bersekolah di SMAN 1 Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara ini pernah juga menulis buku biografi dua orang bupati, yaitu Bupati Kabupaten Lampung Utara dan Bupati Kabupaten Bandung Barat. Ia juga bersama sahabatnya Adrie Noor pernah menulis buku autobiografi Ketua DPRD Kota Bandung sebagai Ghostwriter.
Pengalamannya yang panjang menjadikan J. Haryadi sering dipercaya membantu tokoh masyarakat, akademisi, birokrat, maupun pelaku usaha dalam menyusun buku, profil perusahaan, dan berbagai naskah profesional lainnya.
Kecintaan J.Haryadi terhadap dunia literasi tidak berhenti pada aktivitas menulis. Ia juga aktif menjadi narasumber pelatihan jurnalistik, penulisan kreatif, public relations, content writing, hingga pengembangan media digital. Berbagai instansi pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, perusahaan, dan organisasi kemasyarakatan pernah mengundangnya sebagai pembicara untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai dunia kepenulisan.
Sebagai seorang penggerak literasi, Jumari Haryadi turut mendirikan “Komunitas Penulis Kreatif (KPKers)” pada tahun 2013. Komunitas ini berkembang menjadi wadah pembelajaran bagi ribuan penulis dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, anggotanya hingga mancanegara, termasuk Taiwan, Hongkong, dan Timor Leste. Melalui komunitas tersebut, ia terus mendorong lahirnya penulis-penulis baru yang mampu berkarya secara profesional sekaligus menjunjung tinggi etika dalam dunia kepenulisan.

Selain aktif di dunia media dan literasi, Jumari Haryadi juga banyak terlibat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, pelatihan UMKM, pendampingan organisasi, serta pengembangan sumber daya manusia melalui komunikasi dan publikasi. Baginya, kemampuan menulis merupakan salah satu keterampilan penting abad ke-21 yang mampu membuka peluang, memperluas jejaring, serta meningkatkan kualitas kehidupan seseorang.
Filosofi hidup yang selalu dipegangnya adalah bahwa setiap orang memiliki cerita yang layak dituliskan. Oleh karena itu, ia terus mengajak masyarakat untuk membiasakan diri membaca, berpikir kritis, dan menulis sebagai bagian dari upaya membangun peradaban yang lebih baik.
Melalui dedikasi yang konsisten selama bertahun-tahun, pendiri komunitas “Kopi Literasi” dan “Komunitas Penulis Cimahi” atau disingkat Kompeni ini dikenal sebagai sosok yang tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga melahirkan banyak penulis baru. Baginya, keberhasilan seorang penulis bukan hanya diukur dari banyaknya buku yang diterbitkan, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat melalui tulisan.
Dengan semangat belajar yang tidak pernah padam, J. Haryadi terus berkarya sebagai penulis, editor, pembicara, dan pegiat literasi. Ia meyakini bahwa pena dan kata-kata yang digunakan dengan bijaksana akan selalu menjadi salah satu kekuatan terbesar untuk mencerdaskan bangsa dan membangun masa depan Indonesia.
***
Judul: Jumari Haryadi: Menyalakan Lentera Literasi dari Tanah Nusantara
Penulis: Aruna Jasie Megumi
Editor: Raka Alvaro Triputra
