BERITA JABAR NEWS (BJN), Jakarta, Jumat (24/04/2026) – Untuk memperingati wafatnya Penyair dan Pujangga Besar, Chairil Anwar ─ sebagai pelopor sastra Angkatan’45, Komunitas Sastra TISI (Taman Inspirasi Sastra Indonesia) kembali akan mengadakan ziarah kubur, diskusi, dan baca puisi ke Makam Chairil Anwar. Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat pada Selasa, 28 April 2026 yang akan datang, yaitu dimulai pukul 15.00 WIB s.d. selesai.
Demikian dikatakan oleh Muhammad Octavianus Masheka, Ketua Komunitas Sastra TISI kepada wartawan di Jakarta, Jumat pagi (24/04/2026).
“Kenapa tiap tahun TISI selalu adakan acara ini? Karena TISI sadar benar bahwa sebagai sebuah generasi sastra kita tidak boleh melupakan sejarah sastra Indonesia atau jas merah, ” ujar Bung Octa ─ panggilan akrab Muhammad Octavianus Masheka.

Ketua Komunitas Sastra TISI tersebut baru saja menerima penghargaan dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas kiprah dan dedikasinya yang tinggi selama 40 tahun dalam bidang kesusasteraan di Indonesia.
Menurut Bung Octa, untuk tahun 2026 ini TISI bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI dan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat kembali akan mengadakan kegiatan ziarah kubur dalam rangka menperingati wafatnya Penyair dan Pujangga Besar Indonesia yang dikenal sebagai pelopor sastra Angkatan’45 , Chairil Anwar.
“TISI sebagai komunitas sastra yang bergerak di bidang literasi sastra, diskusi, workshop, dan penerbitan buku sastra telah bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI, serta Suku Dinas Kebudayaan selama lima tahun terakhir ini,” ucap Bung Octa.
Dalam acara ziarah kubur bertajuk “Apa pentingnya Chairil Anwar Bagi Indonesia?” tersebut akan hadir narasumber, seperti Maman S. Mahayana, Ewith Bahar, dan Harry Tjahyono dengan moderator Remmy Novaris DM dan pembawa acara Rissa Churia.
“Nanti akan juga hadir Evawani Allissa yang merupakan puteri satu-satunya Penyair dan Pujangga Besar, Chairil Anwar, serta kata sambutan dari Andri Ferdian, Kepala Suku Dinas Kebudayaan Kota Administrasi Jakarta Pusat,” kata Bung Octa lagi.
Selain ziarah, diskusi sastra, akan pula dilakukan parade baca puisi, terutama puisi karya Penyair dan Pujangga Besar, Chairil Anwar. Kemudian penampilan dari Jose Rizal Manua (penyair dan deklamator), Imam Ma’arif (penyair dan deklamator), Nanang R. Supriyatin (penyair dan pembaca puisi), Kurnia Effendi (penyair dan pembaca puisi), dan Dyah Kencono Puspito Dewi (penyair dan pembaca puisi).
Serta tampil pula Swary Utami Dewi (penyair dan pembaca puisi), Rintis Mulya (penyair dan pembaca puisi), Mustafa Ismail (penyair dan pembaca puisi), Indar (pembaca puisi), dan Mia Aulia (pembaca puisi). (Lasman Simanjuntak).
***
Judul: Ziarah Kubur : Apa Pentingnya Chairil Anwar Bagi Indonesia?
Kontributor: Lasman Simanjuntak
Editor: Jumari Haryadi
