HUT Bhayangkara ke 80 Kapolsek Parung Rayakan Bersama Warga.

BERITA JABAR NEWS (BJN) –Kabupaten Bogor. Senin 05/07/2026. Semarak HUT Bhayangkara ke 80. Bertajuk “POLISI UNTUK MASYARAKAT” Sukses di gelar pada hari Minggu 05/07/2026. Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah, S.H semakin gencar melakukan pendekatan kepada masyarakat. merupakan Liputan dari Neneng Salbiah

Dengan kepribadiannya yang humanis semakin terasa harmonis saat Kompol Maman Firmansyah berinteraksi langsung dengan masyarakat yang mengikuti kegiatan mancing gratis dalam rangka HUT Bayangkara ke 80 tahun 2026.

‎Acara yang berlangsung di Desa Parigi Mekar Kecamatan Ciseeng ini berkolaborasi dengan PPBNI Satria Banten (Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia), sebagai tuan rumah, serta Karang Taruna Arkana Buana Desa menjadi bagian dari kesuksesan dalam persiapan acara.

‎Nampak hadir dalam acara; Kapolsek Kompol Maman Firmansyah, SH. beserta staf dan jajaran Polsek Parung, POKDAR Kamtibmas sektor Parung, Pemuda Pancasila PAC Ciseeng, KNPI Kecamatan Ciseeng, GRIB Jaya (Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya). Minggu/5/06/2026

‎Kehadiran orang nomor satu dijajaran polri kecamatan Parung tersebut menjadi penyemangat bagi masyarakat. Sejak pukul 07:00 WIB. Masyarakat sudah berkumpul di bantaran kali Cibogo jalur jl. H. Newi. Desa Parigi Mekar Ciseeng.

‎Sebanyak 50 Ton ikan yang dimasukkan ke dalam sungai. Satu buah kulkas, dua buah mesin cuci, lima buah blower, dan 10 buah kipas angin disediakan oleh Kapolsek untuk siapa saja yang berhasil mendapatkan ikan berukuran besar. Hal tersebut membuat para mancing mania yang datang tidak hanya warga Ciseeng Parung saja tetapi seputar Jabodetabek.

‎Bukan tanpa alasan kenapa Kompol Mama Firmansyah mengambil inisiatif perayaan HUT Bhayangkara kali ini dengan kegiatan mancing gratis di sungai. Ada misi dan visi tentang lingkungan hidup dan tata Desa yang saat ini semakin miris. Banyaknya limbah rumah tangga yang dibuang ke aliran sungai, hal itu tidak hanya menjadikan air sungai keruh dan kotor, fatalnya jika di musim hujan banyak lahan yang terkena banjir. Tuturnya.

‎”Kegiatan HUT Bhayangakarai kali ini saya ingin mengedukasi masyarakat bahwa pentingnya memelihara aliran sungai. sungai ini dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga, pertanian, perikanan. Selain itu, sungai juga memiliki fungsi penting bagi alam, yaitu sebagai pendukung utama kehidupan flora dan fauna. mengingat penghasilan warga sebagai petani dan peternak ikan yang sangat bergantung dengan air, tidak hanya itu jika kita dapat memelihara sungai bersih dan tata letak rumah penduduk di bantaran sungai, selain memperindah suasana desa juga dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat. Harga tanah dan rumah menjadi naik serta akses mobilitas perekonomian pun otomatis akan meningkat.” Lanjutnya optimis.

‎”Harapan saya agar sungai ini menjadi beranda depan. Bukan hanya berfungsi sebagai aliran air semata, tapi ada nilai wisatanya. Hal ini dapat meningkatkan taraf hidup dan perekonomian warga desa. Tentunya semua itu akan terwujud jika ada peranserta aktif tidak hanya dari masyarakat tetapi pemerintah juga.” Pungkasnya.

‎Perhelatan HUT Bhayangkara kali ini disambut baik dengan masyarakat. “Seneng banget ada acara kayak gini, mancing gratis, bisa buka dagangan ditambah Bapak Kapolsek sama polisi-polisi yang lainnya, baik-baik, ganteng-ganteng dan ramah-ramah. Bikin kita gak takut sama polisi.” Ucap salah seorang Ibu-ibu, warga sekitar yang sedang berjualan es di area acara.

‎Acara ditutup dengan tradisi “Ngebur” dimana masyarakat turun kesungai menangkap ikan langsung dengan tangan atau alat seadanya.

Penulis : Neneng Salbiah

Editor : Febri Satria Yazid