BERITA JABAR NEWS (BJN) – Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/08/2026) – Persatuan Indonesia Tionghoa (INTI) Kabupaten Bandung Barat mendorong masyarakat agar tidak lagi memandang pajak sebagai sesuatu yang menakutkan maupun membebani. Edukasi dan pemahaman yang benar dinilai menjadi kunci agar masyarakat dapat menjalankan kewajiban perpajakan secara tepat sekaligus memahami hak-haknya sebagai wajib pajak.
Semangat tersebut menjadi latar belakang digelarnya kegiatan Edukasi Pajak yang diselenggarakan INTI Kabupaten Bandung Barat pada Jumat, 14 Agustus 2026, pukul 18.00–19.30 WIB, bertempat di Jalan Rajawali Barat No. 87, Maleber, Kota Bandung.
Kegiatan yang dimotori oleh Julia Seniwati, S.Pd., CHC, CCD, CH, CHt. sebagai Ketua Penyelenggara ini menghadirkan Adv. Jony, SE, SH, M.Si., CA, CPMA, CPHCM, CFrA, CMT, C.Ht®️, C. Med. dari Firma Hukum Alpha Sonic sebagai narasumber, dengan Hendrawan, S.E., S.Pd., M.M., CHC, CCD, CH., CHt., CPJS, CTL. sebagai moderator.

Program edukasi ini digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap masih banyaknya masyarakat yang merasa khawatir, bahkan stres ketika berhadapan dengan persoalan pajak, khususnya terkait denda dan kewajiban perpajakan.
Ketua INTI Kabupaten Bandung Barat, Roy Pranata menyampaikan bahwa masyarakat sebenarnya tidak perlu merasa takut apabila memahami aturan perpajakan dengan baik dan benar.
“Program dari INTI ini sengaja kami buat agar masyarakat tidak takut dengan pajak dan tidak merasa stres dengan pajak. Kalau mereka bisa mengetahui, mempelajari dan mengedukasi pajak dengan baik dan benar, maka persoalan yang dihadapi dapat diselesaikan dengan pemahaman yang tepat,” ujar Roy.

Menurut Roy, edukasi menjadi penting karena masih terdapat masyarakat yang mendapatkan informasi mengenai pajak dari berbagai sumber yang belum tentu memberikan pemahaman secara utuh. Kondisi tersebut dapat menimbulkan persepsi bahwa pajak merupakan sesuatu yang menyeramkan. Banyak masyarakat yang merasa khawatir dengan denda-denda pajak. Ada juga informasi dari media yang terkadang justru menakut-nakuti.
“Padahal setelah kita mempelajarinya, ternyata pajak itu sesimpel itu. Kalau kita melaksanakan dan menerapkannya dengan benar, tidak ada lagi kekhawatiran,” kata Roy.
Sementara itu Ketua Penyelenggara, Julia Seniwati menegaskan, melalui kegiatan tersebut masyarakat diharapkan memahami tugas dan kewajiban sebagai wajib pajak, termasuk bagaimana menyikapi persoalan perpajakan melalui jalur hukum dan mekanisme yang benar. Lebih jauh, INTI KBB berharap edukasi perpajakan dapat menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat bahwa pajak merupakan salah satu mekanisme yang lazim diterapkan dalam kehidupan bernegara dan menjadi salah satu pilar penting bagi negara.

“Pajak itu adalah mekanisme yang memang sudah lazim dilakukan di Indonesia dan merupakan salah satu pilar negara. Pajak sebenarnya adalah sesuatu yang baik, hanya perlu edukasi yang benar dan sosialisasi,” ungkap Julia .
Selanjutnya Julia juga berharap kegiatan tersebut mampu meng-counter informasi yang keliru atau tidak utuh mengenai perpajakan yang beredar di masyarakat.
“Ini adalah pajak yang benar. Pajak yang benar tidak akan melukai siapa pun, karena pajak juga untuk negara kita,” tegas Julia .
Ketua Penyelenggara tersebut menyambut positif antusiasme masyarakat terhadap kegiatan edukasi tersebut. Menurutnya, respons yang diberikan masyarakat menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap informasi hukum dan perpajakan masih sangat besar. Ia memastikan program edukasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan kali ini, tetapi akan terus dikembangkan dan dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Dengan adanya acara ini saya sangat gembira karena responsnya sangat baik dan akan berkelanjutan terus. Banyak hal di masyarakat tentang hukum dan masalah pajak yang masih belum banyak diketahui, termasuk bagaimana cara membayar pajak dan berbagai ketakutan masyarakat mengenai ke mana pajak tersebut disalurkan, “ ujar Julia .
Ke depan, INTI KBB juga berencana memperluas kegiatan edukasi kepada masyarakat dengan mengangkat berbagai persoalan yang dibutuhkan publik, tidak hanya terkait perpajakan, tetapi juga bidang kesehatan dan isu sosial lainnya.

“Bukan pajak saja, karena masyarakat banyak membutuhkan edukasi tentang kesehatan dan hal-hal lainnya. Kami juga ingin menunjukkan bahwa INTI memiliki peran di tengah masyarakat Indonesia,” tambah Julia .
Melalui kegiatan tersebut, INTI Kabupaten Bandung Barat berharap kolaborasi dengan para praktisi hukum dan pihak terkait dapat terus dilakukan untuk memberikan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat. (RML/BJN)
***
Judul: Edukasi Pajak untuk Masyarakat: INTI KBB Ajak Warga Tak Lagi Takut Hadapi Denda Pajak
Jurnalis: Ramanda Melawati (RML)
Editor: JHK