BERITA JABAR NEWS (BJN), Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (09/09/2026) – Pemerintah Desa Sukra, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, di bawah kepemimpinan Kepala Desa (Kuwu) Markhamah, terus melakukan pembenahan di lingkungan kantor desa. Penataan tersebut tidak hanya menyasar halaman balai desa, tetapi juga mencakup penataan ruang pelayanan serta pembenahan fasilitas yang dinilai dapat mendukung aktivitas masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Saat ditemui Berita Jabar News di Kantor Desa Sukra, Kuwu Markhamah menjelaskan bahwa penataan ulang halaman depan balai desa dilakukan sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan milik desa. Salah satunya adalah untuk mendukung rencana pembangunan Koperasi Merah Putih yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Sukra.

Menurut Markhamah, penataan tersebut bukan semata-mata untuk kepentingan pembangunan fasilitas desa. Pemerintah desa juga mempertimbangkan keberadaan para pelaku UMKM yang selama ini berjualan di dalam halaman balai desa. Ia melihat lokasi berjualan yang berada cukup jauh dari akses jalan membuat aktivitas perdagangan kurang terlihat oleh masyarakat yang melintas.
Kondisi tersebut berdampak terhadap jumlah pembeli dan omzet para pedagang. Oleh karena itu, melalui penataan halaman balai desa, para pedagang UMKM yang sebelumnya berjualan di bagian dalam kini dipindahkan ke sisi halaman yang lebih dekat dengan jalan. Langkah tersebut diharapkan membuat keberadaan para pedagang lebih mudah terlihat sehingga membuka peluang peningkatan omzet.
Menariknya, sejumlah pedagang justru menyambut positif kebijakan tersebut. Mereka mengaku bersyukur karena setelah dipindahkan ke bagian sisi halaman, jumlah pembeli mulai meningkat dibandingkan ketika masih berjualan di bagian dalam balai desa.

Pembenahan yang dilakukan Pemerintah Desa Sukra tidak berhenti di halaman kantor desa. Sejumlah ruangan di dalam kantor juga ditata kembali agar lebih fungsional. Salah satunya adalah ruangan gudang yang kini dialihfungsikan menjadi ruang pamong desa sekaligus mendukung kebutuhan pelayanan masyarakat.
Sementara itu, bagian belakang kantor desa juga ditata dan dibangun untuk difungsikan sebagai gudang desa. Penataan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola ruang kantor agar lebih tertib, rapi, dan mendukung aktivitas pemerintahan desa.

Langkah pembenahan ini mendapat apresiasi dari sejumlah warga. Salah seorang warga Desa Sukra, Blok Kedongdong, yang enggan disebutkan namanya, mengatakan bahwa selama dirinya menjadi warga Desa Sukra, baru kali ini melihat kepala desa yang dinilainya cukup serius melakukan perubahan dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat.
“Selama menjadi warga Desa Sukra, baru kali ini ada Kuwu yang mau melakukan perubahan dan benar-benar memikirkan kepentingan warga,” ujar warga yang tak mau disebutkan namanya tersebut.
Warga tersebut menilai, perubahan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat agar Desa Sukra semakin tertata dan mampu berkembang menjadi desa yang lebih baik, baik dari sisi pelayanan pemerintahan maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat. (Gojali/BJN).
***
Judul: Penataan Balai Desa Sukra Buka Ruang Baru bagi UMKM, Kuwu Markhamah Fokus Benahi Pelayanan Warga
Jurnalis: Gojali
Editor: Jumari Haryadi