BERITA JABAR NEWS (BJN) – Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (03/05/2026) – Semangat persaudaraan dan kepedulian kemanusiaan kembali berkobar besar di Kota Bekasi. Pada hari Minggu pagi, 3 Mei 2026, sekitar pukul 06.00 WIB, Pelataran Plaza Patriot Chandrabaga yang merupakan lokasi kegiatan Car Free Day (CFD) berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga dari berbagai kalangan berkumpul dalam kegiatan akbar bertajuk Gelar Aksi Aliansi Umat Islam: Bekasi Bersama Palestina (BBP) Jilid 6.
Gerakan solidaritas ini telah berjalan konsisten sejak pertama kali digelar pada 12 November 2023 dan kini memasuki pelaksanaan yang ke-enam. Semakin lama, dukungan yang diterima semakin luas dan masif.
Hadir dalam kesempatan ini perwakilan dari Organisasi Masyarakat Islam, para ulama, pengurus dan jemaah masjid, cendekiawan, akademisi, mahasiswa, pelajar, organisasi kepemudaan, hingga komunitas lintas agama. Tidak hanya itu, warga masyarakat umum dari Kota Bekasi dan daerah sekitarnya pun turut memadati lokasi, menunjukkan bahwa isu kemanusiaan Palestina adalah keprihatinan kita bersama.

Kegiatan ini berlangsung berkat dukungan penuh dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi, Pemerintah Kota Bekasi, DPRD Kota Bekasi, didukung pula oleh 70 organisasi masyarakat serta 47 komunitas kemanusiaan yang bersatu padu demi tujuan mulia ini.
Makna dan Tujuan Aksi
Penyelenggaraan BBP Jilid 6 ini memiliki makna yang sangat dalam. Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk solidaritas nyata bangsa Indonesia, khususnya warga Kota Bekasi atas tragedi kemanusiaan dan genosida yang hingga saat ini masih terus terjadi di Jalur Gaza, Palestina. Rakyat Bekasi menegaskan bahwa dukungan terhadap hak kemerdekaan Palestina tidak akan pernah berhenti, sebagaimana amanat yang tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan Resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Selain itu, aksi ini juga menjadi naungan untuk menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya empat putra terbaik bangsa dari Tentara Nasional Indonesia (TNI). Mereka adalah anggota Kontingen Garuda yang bertugas dalam misi perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL). Keempat pahlawan tersebut gugur akibat serangan artileri yang dilakukan oleh tentara Zionis Israel laknatullah (IDF) ke markas tempat mereka bertugas melindungi perdamaian dunia di Lebanon.
Rangkaian Acara yang Penuh Ketenangan dan Semangat
Kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh El Ibnu Silmi, seorang Qori dari Rumah Qur’an Nuranimu (RQN) Duta Harapan Kota Bekasi. Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta berdiri tegak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipimpin sebagai dirigen oleh Wakil Ketua Umum Sahabat MUI Kota Bekasi, Ustadz H. Faizal Moeliza.


Rangkaian pembukaan selanjutnya adalah dengan doa bersama yang dibimbing oleh Pendiri Gerakan Rijalul Islam (GARIS) Kota Bekasi, Ustadz Drs. H. Maulana Al Hamdani.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia sekaligus Koordinator Lapangan BBP Jilid 6, K.H. Mushoffa Amal, M.A., yang juga merupakan Pimpinan Ponpes Tahfizh Al-Qur’an Darul Munir Kota Bekasi, menjelaskan isi kegiatan ini.
“Kami menyusun acara ini meliputi orasi kebangsaan, doa bersama, penggalangan donasi, hingga penandatanganan pernyataan sikap dukungan kemerdekaan Palestina,” ujar Mushoffa Amal.

Koordinator Lapangan BBP Jilid 6 tersebut juga menyampaikan belasungkawa mendalam. Ia turut mendoakan personel TNI yang gugur karena serangan tentara Zionis Israel saat bertugas di Lebanon sebagai pasukan perdamaian PBB.
“Semoga menjadi pahlawan kemanusiaan yang dicintai Allah SWT,” tambah Mushoffa Amal.
Selanjutnya, Ustaz Verry Koestanto selaku Steering Committee menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bekasi, Majelis Ulama Indonesia Kota Bekasi serta seluruh elemen masyarakat telah bekerja keras menyukseskan acara besar ini.

Orasi juga disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi, Drs. K.H. Saifuddin Siroj yang menegaskan pentingnya nilai persaudaraan, keadilan dan kemanusiaan beradab dalam ajaran agama untuk diterapkan dalam kehidupan berbangsa dimanapun berada.

Dukungan Kuat dari Pemerintah Kota Bekasi
Momen puncak datang saat Wali Kota Bekasi, Dr.Tri Adhianto Tjahyanto memberikan sambutan sekaligus arahan penting bagi seluruh warga. Beliau menegaskan pandangan tegas mengenai posisi Indonesia terhadap Palestina.
“Isu Palestina tidak boleh kita kesampingkan menjadi sekedar isu politik atau persoalan geografi. Ini soal kemanusiaan, ini soal keadilan, ini soal kemerdekaan suatu bangsa,” tegas Tri Adhianto Tjahyono.

Wali Kota Bekasi ini mengutip langsung amanat Pendiri Bangsa/Founding Fathers dalam Pembukaan UUD 1945, “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”
Dari rumusan pembukaan dasar negara tersebut, Walikota menyimpulkan bahwa mendukung kemerdekaan Palestina bukanlah pilihan politik, melainkan Amanat Konstitusi Negara Republik Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyerahkan donasi pribadi sebesar Rp10.000.000 (Sepuluh Juta Rupiah). Selain bantuan langsung, Pemkot Bekasi merilis empat komitmen kebijakan nyata, yaitu: Pertama, memperkuat koordinasi dengan Baznas, MUI, dan Ormas Islam agar bantuan tersalurkan transparan, amanah, dan tepat sasaran;
Kedua, mendorong Dinas Pendidikan memasukkan muatan edukasi tentang materi sejarah dan nilai perjuangan kemanusiaan ke dalam kurikulum pendidikan, agar anak-anak tumbuh dengan hati yang peka, bukan mati rasa;
Ketiga, mengajak warga bijak berbelanja, “Setiap rupiah yang dibelanjakan adalah suara. Pastikan suara tersebut berpihak pada kemanusiaan.”, dan;
Keempat, terus memfasilitasi aksi-aksi kemanusiaan bersama para ulama dan tokoh agama.
Pernyataan Sikap dan Hasil Donasi
Hadir pula dalam kegiatan ini tokoh-tokoh nasional lainnya seperti Ketua Bidang Ukhuwah MUI Pusat Ustaz Zaitun Rasmin, Anggota Komisi I DPR RI Mahfudz Abdurrahman, Ketua Umum Persada 212 K.H. Ahmad Shobri Lubis, Ketua PDM Kota Bekasi H. Zahrul Hadiprabowo, Ketua Umum MOI Ustaz Nazar Haris, Dewan Pembina Sahabat MUI H. Heri Koswara, serta Ketua Jajaka Nusantara, Abah Damin Sada.
Menutup acara, dibacakan lima poin Pernyataan Sikap BBP Jilid 6 dalam tiga bahasa: Indonesia oleh Ustaz Ismail Ibrahim M.Pd.I., Bahasa Inggris oleh Ustaz Faisal Moeliza, dan Bahasa Arab oleh Ustaz K.H.Mushoffa Amal, M.A.

Isi pernyataan tersebut adalah: pertama, mengutuk keras segala bentuk genosida dan pelanggaran HAM berat terhadap warga sipil di Ghaza; Kedua, mendesak gencatan senjata permanen dan pembukaan akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan; Ketiga, menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya prajurit TNI penjaga perdamaian;

Keempat, menyerukan RI terus memperjuangkan Palestina di forum internasional hingga merdeka, dan; Kelima, mengajak seluruh masyarakat Kota Bekasi khususnya dan kaum Muslimin pada umumnya untuk mendoakan, menyalurkan donasi terbaik, dan melakukan boikot terhadap produk yang berafiliasi dengan bangsa- bangsa penjajah.
Sebagai hasil akhir yang membanggakan, terkumpul donasi sebesar Rp 115.675.700. Dana ini nantinya akan disalurkan melalui lembaga kemanusiaan yang memiliki akses langsung ke Palestina, sebagian juga dialokasikan untuk keluarga prajurit TNI gugur sebagai wujud kasih sayang bangsa.

“Alhamdulillah, ini adalah bukti nyata kepedulian warga Bekasi. Kami pastikan bantuan ini sampai ke tangan yang berhak,” tutup Ustaz Verry Koestanto.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, kembali dibuktikan bahwa semangat persaudaraan dan pembelaan kebenaran di Kota Bekasi tidak akan pernah padam, sampai Palestina benar-benar merdeka dan damai
***
Judul: Bekasi Bersama Palestina Jilid 6: Ribuan Warga Padati Plaza Patriot Chandrabaga, Tegaskan Dukungan Kemerdekaan Palestina Sebagai Amanat Konstitusi
Jurnalis: Ir. Sunar Kartiko Roeslan
Editor: Jumari Haryadi