Rumah Janda Miskin sudah Mau Rubuh: Haruskah kita dibiarkan?

BERITA JABAR NEWS (BJN), Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (01/05/2026) – Kondisi rumah janda miskin itu sudah tidak layak huni. Namun, apa mau dikata, walau sudah mau rubuh terpaksa ditempati karena tak ada lagi tempat untuk bernaung. Apakah sudah tak ada kepedulian sosial di negeri ini?

“Assalamu’alaikum Pak, mohon izin bertanya: Apakah ada info untuk bantuan rutilahu untuk di wilayah Bandung Jawa Barat,” ujar Abdillah kepada Redaksi Berita Jabar News (BJN) pada Rabu, 29 April 2026.

Pertanyaan tersebut dilontarkan oleh Abdillah Al-Hafizzyaddin, penduduk Kampung Cibogo, RT 02, RW 08, Desa Sukamukti, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Saat ini ia bekerja sebagai  kuli pasar ingin melaporkan dan meminta bantuan pemerintah tersebut terkait dengan rumah peninggalan neneknya yang sekarang ditempati oleh kakak ibunya (uwak) bernama Ai Kustini, seorang janda yang bekerja sebagai buruh di sawah/ladang dan kini hidup sebatang kara.

Kondisi rumah yang ditempati Ai Kustini, warga Kampung Cibogo, RT 02, RW 08, Desa Sukamukti, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung – (Sumber: Abdillah)

Menurut Abdillah, rumah yang dihuni Ai kustini ini berada satu kampung dengannya yaitu di Kampung Cibogo, RT 02, RW 08, Desa Sukamukti, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Sebelumnya, rumah neneknya tersebut sudah pernah mendapat bantuan ketika pertama kali mengalami kerusakan. Rumah tersebut sudah lama rusak dan pada tahun 2023 sudah mendapatkan bantuan dari desa berupa bahan bangunan, tetapi tidak bertahan lama dan sekarang kondisinya sudah roboh lagi.

Bagian atap rumah Ai Kustini yang rusak parah – (Sumber: Abdillah)

“Iya Pak, ini sebelumnya sudah ada bantuan, tapi belum beres. Malahan tambah parah sekarang. Kondisinya sudah mau roboh untuk semua atapnya,” ungkap Abdillah melalui aplikasi WhatsApp yang dikirimkan ke Redaksi Berita Jabar News.

Bagian atap rumah Ai Kustini yang rusak parah – (Sumber: Abdillah)

Abdillah berharap pemerintah atau masyarakat yang peduli bersedia membantu memperbaiki rumah peninggalan neneknya tersebut yang kini kondisinya sangat memperihatinkan. Kalau hujan, air sudah langsung menggenangi rumah tersebut.

Bagi siapa saja yang berminat membantu Ai kustini, bisa menghubungi keponakannya:  Abdillah Al-Hafizzyaddin melalui nomor HP/WA: 0838-4142-1314. (BJN).

***

Judul: Rumah Janda Miskin sudah Mau Rubuh: Haruskah kita dibiarkan?

Jurnalis: Jumari Haryadi

Editor: JHK