Halalbihalal Baraya Maung Parahyangan di Makodam Siliwangi: Merajut Silaturahmi, Memperkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

BERITA JABAR NEWS (BJN), Kota Bandung, Minggu (05/04/2026) – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam acara halalbihalal Baraya Maung Parahyangan (BMP) yang digelar pada Minggu, 5 April 2026, di Taman Pule Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh No. 69, Kota Bandung. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 13.00 WIB ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari kalangan militer maupun sipil. Di antaranya Danpussenif Letjen TNI Iwan Setiawan, Dankodiklat TNI AD Letjen TNI Mohamad Hasan, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, serta para pejabat utama Kodam III/Siliwangi. Hadir pula Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Barat, Wahyu Mijaya, yang mewakili Gubernur Jawa Barat.

Sejumlah tokoh penting dari kalangan militer ikut menghadiri acara HBH Baraya Maung Parahyangan (BMP), di antaranya Danpusenif Letjen TNI Iwan Setiawan (kiri), Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih (kedua dari kiri), dan Ketua BMP Brigjen TNI (Purn.) Asep Syaripudin – (Sumber: Arie/BJN)

Selain itu, sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi turut meramaikan kegiatan ini, seperti Ketua Dewan Pembina Paguyuban Asep Dunia (PAD) Mayjen TNI (Purn.) Asep Kuswani, Ketua Umum PAD periode 2020–2025 Ir. H. Asep Ruslan, Direktur Utama PT Majmu Musti Sundaya Asep Zaenal Mustofa, S.K.M. M.Epid., serta tokoh-tokoh lainnya dari unsur organisasi kemasyarakatan, sesepuh TNI, hingga pemuka agama.

Kehadiran para pejabat tinggi TNI disambut secara khas dengan upacara adat Sunda “Mapag Gegeden” yang ditampilkan oleh Lengser Ambu dari SAKATALU Grup di bawah pimpinan Ares Rudhiansyah. Tarian tradisional yang diiringi musik khas Sunda menambah khidmat sekaligus memperkaya nuansa budaya dalam acara tersebut.

Upacara adat Sunda “Mapag Gegeden” yang ditampilkan oleh Lengser Ambu dari SAKATALU Grup untuk menyambut tamu penting – (Sumber: Arie/BJN)

Ketua Baraya Maung Parahyangan (BMP), Brigjen TNI (Purn.) Asep Syaripudin, dalam sambutannya menegaskan pentingnya keseimbangan antara aspek spiritual dan sosial dalam kehidupan berorganisasi. Ia mengajak seluruh anggota BMP untuk terus bersyukur sekaligus berkontribusi nyata bagi masyarakat.

“Nilai-nilai Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, dan Silih Wawangi harus menjadi landasan dalam setiap langkah organisasi. Ini bukan sekadar slogan, tetapi filosofi hidup yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” ujar mantan Kasdam III/Siliwangi tersebut.

Ketua Baraya Maung Parahyangan (BMP), Brigjen TNI (Purn.) Asep Syaripudin saat menyampaikan kata sambutannya – (Sumber: Arie/BJN)

Asep Syaripudin juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodam III/Siliwangi, khususnya Pangdam dan Danpussenif, atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya acara ini.

Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih menilai bahwa kegiatan halalbihalal memiliki makna strategis yang lebih luas dari sekadar tradisi tahunan pasca-Idulfitri. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial yang bertujuan memperkuat kohesi sosial.

“Halalbihalal ini menjadi sarana efektif dalam membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sinergi yang terjalin akan memperkuat ketahanan wilayah, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan kebangsaan,” ungkap Kosasih.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menyampaikan kata sambutannya – (Sumber: Arie/BJN)

Pangdam III/Siliwangi juga menekankan pentingnya peran organisasi seperti BMP dalam menjaga nilai-nilai budaya lokal. Filosofi “Sabilulungan” yang menjadi ciri khas masyarakat Sunda, menurutnya, sangat relevan dalam membangun semangat gotong royong lintas elemen masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pembina Paguyuban Asep Dunia (PAD), Mayjen TNI (Purn.) Asep Kuswani, menyampaikan rasa bangga atas kepemimpinan Asep Syaripudin dalam membesarkan BMP. Ia menilai organisasi tersebut berhasil menjadi wadah silaturahmi yang solid, khususnya bagi para purnawirawan TNI.

Ketua Dewan Pembina Paguyuban Asep Dunia (PAD), Mayjen TNI (Purn.) Asep Kuswani yang turut hadir dalam acara HBH Baraya Maung Siliwangi – (Sumber: Arie/BJN)

“Selain sebagai ajang halalbihalal setelah Ramadan, kegiatan ini juga menjadi ruang temu kangen bagi para alumni Akademi Militer dan keluarga besar TNI. Ini penting untuk menjaga ikatan emosional dan kebersamaan,” ujar Asep Kuswani.

Sekitar 300 peserta hadir dalam kegiatan ini, yang terdiri dari prajurit aktif, purnawirawan, serta masyarakat umum. Antusiasme peserta terlihat dari keakraban yang terjalin sepanjang acara.

Tidak hanya diisi dengan sambutan, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya. Atraksi pencak silat militer menjadi salah satu daya tarik utama, disusul penampilan musik tradisional calung oleh Dinfigram (Didin Komarudin) bersama timnya, serta tarian Sunda yang memikat para tamu undangan.

SAKATALU Grup di bawah pimpinan Ares Rudhiansyah turut menghibur 300 peserta HBH Baraya Maung Parahyangan (BMP) yang berlangsung pada Minggu, 5 April 2026 di Makodam III/Siliwangi – (Sumber: Arie/BJN)
Grup calung asal Kota Cimahi yang dimainkan oleh Kang Dinfigram (Didin Komarudin) dan kawan-kawan turut menghibur para peserta HBH Baraya Maung Parahyangan di Makodam III/Siliwangi – (Sumber: Arie/BJN)

Secara umum, tradisi halalbihalal di Indonesia memang memiliki nilai sosial yang kuat. Berdasarkan berbagai kajian budaya dan sosial, halalbihalal tidak hanya menjadi sarana saling memaafkan, tetapi juga berfungsi sebagai media memperkuat jaringan sosial dan membangun kembali komunikasi yang mungkin sempat terputus. Dalam konteks kelembagaan seperti TNI, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi memperkuat hubungan dengan masyarakat sebagai mitra utama dalam menjaga stabilitas wilayah.

Dengan terselenggaranya acara ini, BMP bersama Kodam III/Siliwangi menunjukkan komitmen untuk terus menjaga harmoni antara budaya, kebangsaan, dan kebersamaan. Halalbihalal bukan sekadar tradisi, melainkan jembatan yang menghubungkan nilai-nilai spiritual dengan penguatan persatuan bangsa.

***

Judul: Halalbihalal Baraya Maung Parahyangan di Makodam Siliwangi: Merajut Silaturahmi, Memperkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Jurnalis: Arie/BJN

Editor: JHK