Beranda / BJN / Sosialisasi Registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan- Produksi Dalam Negeri untuk Usaha Kecil (PSAT-PDUK) Bagi Pelaku UMKM di Kecamatan Parung Kabupaten Bogor

Sosialisasi Registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan- Produksi Dalam Negeri untuk Usaha Kecil (PSAT-PDUK) Bagi Pelaku UMKM di Kecamatan Parung Kabupaten Bogor

Neneng Salbiah

BERITA JABAR NEWS (BJN) – Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/11/2025) – Kepala Bidang Keamanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Anni Bestrai Kristina Harahap, S.K.M., M.M., pada Kamis, 13 November 2025  melakukan kegiatan Sosialisasi Registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan-Produksi Dalam Negeri untuk Usaha Kecil (PSAT-PDUK). Kegiatan ini berlangsung  di Ruang Rapat Kantor Kecamatan Parung, Kabupeten Bogor.

Kegiatan pertemuan ini langsung dibuka oleh Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan Kecamatan Parung, Roni Kusmaya, S.sos., M.M., mewakili Camat Parung. Sebanyak 60 peserta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Kecamatan Ciseeng dan Kecamatan Parung dengan antusias mengikuti rangkaian kegiatan tersebut yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam. Mereka masing-masing membawa hasil pertanian sebagai sample produk.

Bimbingan pelatihan registrasi PSAT-PDUK melalui aplikasi OSS
Bimbingan Pelatihan Registrasi PSAT-PDUK Melalui Aplikasi OSS – (Sumber: Neneng/BJN)

Acara ini bertujuan untuk memberi pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya Registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan guna memastikan kualitas dan keamanan produk yang beredar di masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan informasi mengenai prosedur registrasi PSAT-PDUK, tetapi juga manfaat sertifikasi bagi usaha kecil, serta regulasi yang harus dipenuhi agar standar keamanan produk pangan segar yang beredar dengan standar yang baik. Peserta juga mendapatkan cara, tips, dan trik untuk meningkatkan harga jual produk.

Neneng Salbiah
Para peserta pelatihan yang terdiri dari para pelaku UMKM sedang serius memperhatikan pemaparan narasumber – (Sumber: Neneng/BJN)

Anni Bestari menjelaskan bagaimana dan apa yang harus dilakukan pelaku usaha kecil untuk memasarkan produknya dengan harga yang bagus tidak di bawah standar penjualan. Salah satu di antaranya adalah kemasan dengan packaging yang semenarik mungkin sehingga mampu memikat calon pembeli.

“Promosi melalui konten-konten kegitatan pertanian dan juga kerja sama antar pelaku usaha yang solid pun akan meningkatkan kualitas dan kuantitas produk,” ujar Anni Bestari.

Neneng Salbiah
Narasumber pelatihan PSAT-PDUK Kecamatan Parung-Ciseeng. Kabupaten Bogor – (Sumber: Neneng/BJN)

Sementara itu Sutrisna Abimanyu selaku Ketua UMKM Kecamatan Parung-Ciseeng berharap pertemuan ini akan membawa dampak positif untuk petani UMKM kecamatan Parung dan Ciseeng yang selama ini menjual produk secara manual dan seadanya.

Hadir dalam acara tersebut Sofia Siti Rojanah, Sp., Analis Ketahan Pangan Kabupetan Bogor yang berperan sebagai narasumber. Ia juga menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para peserta mengenai alur dan cara registrasi PSAT-PDUK yang bisa dilakukan dengan cara online melalui aplikasi OSS.

Mengingat pentingnya registrasi PSAT-PDUK bagi para pelaku usaha demi mendukung perwujudan Pangan Segar Asal Tumbuhan yang aman, higienis, bermutu, bergizi, dan tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat. Untuk itu narasumber mengajak agar semua pelaku UMKM melakukan registrasi PSAT-PDUK.

***

Judul: Sosialisasi Registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan- Produksi Dalam Negeri untuk Usaha Kecil (PSAT-PDUK) Bagi Pelaku UMKM di Kecamatan Parung Kabupaten Bogor
Kontributor: Neneng Salbiah
Editor: Jumari Haryadi.

Spread the love
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *