BERITA JABAR NEWS (BJN), Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (29/01/2026) – Untuk mengoptimalkan peran Bunda Literasi yang sudah dibentuk, mulai dari Bunda Literasi Desa, RW, dan RT, serta pengelola Pojok Baca di Paud pada Kamis (29/01/2026) telah diadakan Pembinaan Praktik Baik Literasi Membaca Nyaring bertempat di TBM Pelita Hati, Kp. Cikuya, RT 03, RW 05, Desa Cikuya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dikuti oleh bunda Literasi RT, RW, dan guru PAUD di lingkungan Desa Cikuya.
Kegiatan ini merupakan praktik baik pemanfaatan bahan bacaan yang ada di TBM atau tiap pojok baca. Kegiatan ini digagas oleh TBM Pelita Hati, salah satu TBM di Desa Cikuya yang dikelola oleh Mimin Rusmiati. Ia juga aktif sebagai Ketua Forum TBM Kabupaten Sumedang.

Bunda Literasi Desa, Hanny Ayu Fringganis, S.Tr. Keb. berkenan membuka secara langsung kegiatan ini. Usai acara, dilaksanakan pemberian donasi buku sebagai bahan pustaka untuk setiap Bunda Literasi RT dan RW yang sudah mendirikan pojok baca.
Buku-buku yang dibagikan merupakan hibah dari Pusat Perbukuan Kemendikdasmen untuk tiap TBM yang sudah terdaftar, baik di Forum TBM maupun di Perpusnas, salah satunya adalah TBM Pelita Hati Desa Cikuya yang dikelola oleh Mimin Rusmiati, S.Pd., M.M.Pd. Buku-buku tersebut di sebar ke tiap pojok baca dengan sistim rolling agar pembaca tidak jenuh dengan buku yang sama atau (mobile Library).
Mimin Rusmiati selaku penggagas kegiatan Pembinaan Praktik Baik Literasi dengan Pelatihan Membaca Nyaring ini berharap bunda literasi atau pengelola pojok baca lebih memahami tupoksinya sehingga buku-buku yang ada di pojok baca bisa dimanfaatkan dengan baik, di antaranya mengadakan kegiatan Membaca Nyaring bersama anak-anak dengan jenjang pembaca bervariatif, seperti buku dengan kode A dipergunakan untuk pembaca jenjang usia 0-5 tahun dan kode B1-B3 untuk pembaca jenjang usia 6-10 tahun.
Tujuan utama Membaca Nyaring yaitu membuat fondasi literasi sejak dini sehingga kegiatan ini bisa membangun budaya literasi dan minat baca dilingkungan, terlebih Membaca Nyaring sebagai ikhtiar agar anak-anak tidak terlalu sering menggunakan gadget yang sering berdampak negatif.

Kegiatan literasi yang ada di Desa Cikuya, Cicalengka, Kabupaten Bandung diharapkan menjadi pionir bagi desa lainnya untuk mengoptimalkan peran bunda literasi, bukan hanya sebagai penunggu Pojok Baca, tetapi diharapkan juga pada fasilitas umum atau tempat-tempat strategis lainnya.
“Selain itu bisa dijadikan untuk aktivitas literasi, seperti Posyandu, PAUD, dan pemanfaatan area alun-alun dengan menggelar lapak baca gratis. Oleh karena itu, sebagai bunda literasi dituntut harus lebih kreatif, di antaranya kreatif layanan, kreatif konsep, kreatif administrasi, atau kreatif berkolaborasi,“ ujar Bunda literasi Desa Cikuya selesai penutupan acara. (Rohman/BJN).
***
Judul: Para Bunda Literasi Desa Cikuya Cicalengka Ikuti Pembinaan Praktik Baik Literasi Membaca Nyaring
Kontributor: Rohman Gumilar, Sekretaris Forum TBM Jawa Barat
Editor: JHK










