BERITA JABAR NEWS (BJN) – Kolom OPINI, Senin (02/02/2026) – Artikel berjudul “Derita Rakyat Palestina yang Tak Kunjung Usai” ini ditulis oleh Suryani, seorang ibu rumah tangga kelahiran Jakarta yang kini menetap di Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Rezim Israel laknatullah terus melancarkan agresi, melakukan pembunuhan, serta merampas dan mencaplok wilayah Palestina tanpa henti. Israel memberlakukan larangan terhadap 37 organisasi kemanusiaan untuk beraktivitas dan menyalurkan bantuan di Palestina (antaranews.com,31/12/2025).
Derita rakyat Palestina hampir pasti akan terus berlanjut selama entitas Israel masih berdiri, baik diakui maupun tidak oleh komunitas internasional.Israel akan terus mengejar ambisinya membentuk Israel Raya serta memperluas dominasi politik dan ekonomi global dengan berbagai cara. Membiarkan Israel terus eksis sama artinya dengan membiarkan penderitaan Palestina berlangsung tanpa akhir.

Beragam skema penyelesaian yang dimotori Amerika Serikat justru akan menyeret Palestina ke kondisi penindasan yang semakin parah.Sekadar mengecam atau berharap Israel membuka akses bantuan kemanusiaan tidaklah cukup untuk mengakhiri penderitaan Palestina.

Pengkhianatan para penguasa muslim terhadap kepentingan umat dan Palestina harus dihentikan. Sikap tunduk pada kepentingan penjajah dan kekuatan imperialis hanya memperpanjang penderitaan kaum muslimin. Oleh karena itu, kesadaran umat untuk bangkit, melepaskan diri dari fragmentasi nasionalisme sempit, serta bersatu dalam satu kepemimpinan Islam di bawah naungan Khilafah harus terus disuarakan dan dikobarkan secara konsisten.
Umat Islam perlu diyakinkan bahwa penderitaan Palestina tidak akan pernah berakhir tanpa adanya negara adidaya Khilafah yang berfungsi sebagai junnah (perisai). Sejarah Islam membuktikan bahwa hanya dengan kekuatan politik, militer, dan diplomasi yang bersumber dari akidah Islam, umat mampu melindungi wilayahnya dan menghentikan agresi musuh. Tanpa junnah tersebut, Palestina akan terus menjadi korban kezaliman global.
Perjuangan menegakkan Khilafah Islam harus terus didorong, diperkuat, dan dikokohkan di tengah umat maupun di hadapan dunia internasional. Perjuangan ini bukan sekadar idealisme, melainkan kebutuhan strategis umat untuk membebaskan negeri-negeri Islam dari penjajahan, mengakhiri dominasi imperialis, serta menegakkan keadilan Islam bagi seluruh manusia.
Umat Islam juga harus terus diingatkan bahwa Palestina adalah tanah milik umat Islam, bukan sekadar isu kemanusiaan atau konflik regional. Palestina memiliki kedudukan syar’i dan historis yang tidak bisa ditawar. Membiarkan Palestina terus dijajah berarti membiarkan kehormatan umat Islam diinjak-injak dan hukum Allah diabaikan. (Suryani).
***
Judul: Derita Rakyat Palestina yang Tak Kunjung Usai
Penulis: Suryani, Ibu Rumah Tangga
Editor: JHK